MAHASISWA PKAY UNISMA DAMPINGI PKR SAAM SELAMA ENAM HARI




Malang — Enam mahasantri dari Pesantren Kampus Ainul Yaqin (PKAY) Universitas Islam Malang mengisi bulan Ramadan 1447 H dengan pengabdian intensif sebagai pemandu Pondok Kreativitas Ramadan (PKR) di Sekolah Alam Avesiena Malang (SAAM). 

Kegiatan ini berlangsung selama enam hari lima malam, mulai 17 hingga 22 Februari 2026, bertempat di kampus SAAM yang beralamat di Jalan Danau Matana F2A/11, Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

PKR merupakan program pembinaan Ramadan yang dirancang untuk memberikan pengalaman ibadah dan pembelajaran yang terstruktur bagi peserta didik. Sekolah yang berdiri sejak 1995 tersebut melayani jenjang Kelompok Bermain (KB), Taman Kanak-kanak (TK), hingga Sekolah Dasar (SD). Dalam pelaksanaan tahun ini, enam mahasantri PKAY bertugas sebagai pemandu yang mendampingi peserta secara penuh selama 24 jam.

Selama enam hari, rangkaian kegiatan disusun secara terintegrasi, meliputi qiyamul lail, sahur bersama, salat berjamaah, kultum, penyampaian materi keislaman, praktik ibadah, sesi kreativitas, kegiatan edukatif, hingga pendampingan menjelang istirahat malam. 

Kehadiran para mahasantri menjadi elemen penting dalam membangun suasana Ramadan yang tertib, hangat, dan edukatif bagi peserta.

Direktur SAAM, Lilla Yustitia Prima Duhita, S.T., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif para mahasantri sejak tahap persiapan. Ia menjelaskan bahwa proses pelatihan telah dilaksanakan sekitar satu bulan sebelum kegiatan dimulai sehingga seluruh rangkaian PKR dapat berjalan lancar hingga penutupan.

“Partisipasi mereka tidak hanya saat kegiatan berlangsung, tetapi sudah dimulai sejak tahap pelatihan. Komitmen tersebut membuat pelaksanaan program lebih optimal,” ujarnya.

Selain enam mahasantri PKAY, kegiatan ini juga melibatkan dua partisipan dari Program Studi PGPAUD UNISMA serta enam pemandu dari Pesantren Hidayatul Mubtadiin Singosari. Kolaborasi lintas lembaga ini memperkuat sinergi dalam membina karakter dan spiritualitas anak sejak usia dini melalui pengalaman Ramadan yang sistematis dan menyenangkan.

Keikutsertaan mahasantri PKAY dalam program PKR diharapkan menjadi ruang pembelajaran praktis sebelum terjun ke masyarakat. Pengalaman ini melatih kepemimpinan, keteladanan, ketahanan fisik dan emosional, serta kemampuan membangun komunikasi efektif dengan anak-anak dan tim pendamping.


Refleksi

“Ramadan bukan hanya tentang meningkatkan ibadah pribadi, tetapi juga tentang belajar hadir dan memberi makna bagi orang lain melalui pengabdian yang nyata.”