MATEMATIKA SEMBILAN BELAS: INSPIRASI BELAJAR BAGI "SANTRI" MATEMATIKA
"Semakin dalam memahami matematika, semakin luas kesempatan menyaksikan tanda-tanda kebesaran Sang Pencipta"
Buku Matematika Sembilan Belas hadir dengan menawarkan perspektif yang berbeda tentang pembelajaran matematika. Jika selama ini matematika sering dipahami sebagai kumpulan rumus dan perhitungan, buku ini mengajak pembaca melihatnya sebagai jalan untuk memperkuat keimanan, mengembangkan akal, dan membangun peradaban. Sejak bagian prakata, penulis menegaskan bahwa belajar matematika tidak hanya berarti belajar angka, tetapi juga "mengaji" dan mengenali kebesaran Allah melalui ilmu.
Buku ini tersusun dalam sepuluh bagian yang membahas keilmuan matematika integratif, pembelajaran matematika bagi santri, bahasa angka dalam Al-Qur'an, bilangan dalam Al-Qur'an, makna bilangan 19, tinjauan matematis terhadap bilangan 19, hingga konsep matematikawan ulul albab. Susunan tersebut membuat pembahasan berkembang secara sistematis, mulai dari landasan filosofis hingga implementasi praktis dalam pendidikan.
Kekuatan utama buku ini terletak pada paradigma integratif yang ditawarkan. Penulis berupaya menghapus dikotomi antara ilmu agama dan ilmu matematika. Matematika diposisikan sebagai bagian dari ayat-ayat kauniyah yang bersumber dari Allah, sehingga mempelajarinya menjadi bagian dari ikhtiar memahami ciptaan-Nya. Paradigma ini dikembangkan melalui berbagai rujukan pemikiran Islam dan konsep integrasi ilmu.
Keunggulan lain adalah pembahasannya mengenai pembelajaran matematika di pesantren. Penulis menunjukkan bahwa santri memerlukan matematika untuk memahami ilmu faraidh, falak, zakat, maupun berbagai persoalan keislaman lainnya. Lebih jauh, buku ini menawarkan model pembelajaran matematika berbasis Al-Qur'an dan kecerdasan majemuk (multiple intelligences), sehingga pembelajaran menjadi lebih humanis, kontekstual, dan sesuai dengan karakter peserta didik.
Dari sisi akademik, buku ini memperlihatkan kekayaan referensi dan pengalaman penulis dalam bidang pendidikan matematika. Namun, sebagian pembahasan, khususnya mengenai bilangan 19 dalam Al-Qur'an, lebih bersifat eksploratif dan reflektif daripada pembuktian matematis formal. Oleh karena itu, pembaca perlu memposisikan bagian tersebut sebagai bahan renungan ilmiah dan spiritual, bukan sebagai kesimpulan matematis yang bersifat final.
Secara keseluruhan, Matematika Sembilan Belas merupakan buku yang layak dibaca oleh guru matematika, dosen, mahasiswa, santri, dan siapa pun yang tertarik mengembangkan paradigma pembelajaran matematika yang lebih bermakna. Buku ini tidak hanya mengajak pembaca memahami matematika sebagai ilmu, tetapi juga sebagai sarana membangun karakter, memperkuat nalar, dan mendekatkan diri kepada Allah. Dengan pendekatan yang populer namun berbasis literatur, buku ini memberi kontribusi penting bagi pengembangan pendidikan matematika integratif di Indonesia.
Resensi Buku
Matematika Sembilan Belas
Identitas Buku
Judul: Matematika Sembilan Belas: Inspirasi Belajar bagi "Santri" Matematika
Penulis: Abdul Halim Fathani
Penerbit: Ediide Infografika
Cetakan: Pertama, Juni 2024
Tebal: xvi + 146 halaman
ISBN: 978-623-5934-44-0

0 Comments